warna psychedelic psytrance
warna psychedelic psytrance

Musik Psytrance dan Sejarah Panjangnya

Posted on

Musik Psytrance atau Psychedelic Trance – Beberapa waktu yang lalu saya pernah membuat playlist 20 lagu psytrance terbaik sepanjang masa. Kali ini MetalTrance ingin mengajak kamu menelusuri sejarah panjang musik psytrance.

Sepuluh tahun yang lalu, ente bisa dengan santai menyebut genre musik ini sebagai Electronic Dance Music atau EDM saat mengobrol dengan sesama penikmat musik. Saat itu, EDM bisa dimengerti sebagai kesukaan Anda akan musik dansa yang dibuat secara elektronik.

Namun keadaannya berbeda saat ini. Jika Anda hanya menyebutnya “EDM” saat ini, Anda mungkin akan dicemooh. Banyak orang yang mulai membedakan musik psytrance dari EDM secara umum. EDM pun dianggap terlalu komersil.

Pengertian Electronic Dance Music

Dari sudut pandang sejarah musik, EDM bisa digolongkan ke dalam tradisi Eurotrance. Eurotrance sendiri merupakan istilah yang memicu banyak reaksi. Kedua genre musik ini memiliki banyak kesamaan, di antaranya melodi yang pendek dan menarik, serta pengunaan ritme yang dibuat secara dangkal.

Selain itu, ciri khas yang lain adalah perhentian dalam lagu yang sering terjadi. Perhentian ini akan berkembang menjadi bass drop. Penggunaan vokal juga menjadi ciri khas lain dari genre musik ini.

Electronic Dance Music atau EDM direspon secara negatif oleh beberapa pihak. Musik EDM dianggap tidak mengesankan, mudah diprediksi, dan ditujukan ke khalayak umum seperti halnya pop atau jenis musik mainstream lainnya. Dalam konteks ini, kata kunci “komersial” sering digunakan.

Berbagai acara yang berhubungan dengan musik EDM berfokus pada besarnya dan efek yang digunakan dalam acara. DJ ternama seperti Steve Aoki, Avicii (alm.), atau David Guetta sering terlihat membentuk hati dengan kedua tangan mereka, lalu disiarkan ke layar tancap.

Bahkan kamera yang menyorot jumlahnya puluhan dan drone digunakan untuk menyiarkan. Hal ini sangat mirip dengan konser musik pop pada umumnya, dilihat dari penggunaan teknologi modern di dalamnya.

Antara Musik EDM dan Musik Psytrance

Meskipun demikian, ada beberapa kemiripan di antara festival musik EDM dan trance walaupun banyak yang menentang. Di acara musik psytrance, tidak ada tarian liar yang akan Anda temukan. Semua orang akan menghadap ke DJ dengan penampilan di panggung yang mirip seperti halnya di konser musik EDM. Beberapa kolaborasi antara EDM dan psytrance juga sudah pernah dibuat.

Vini Vici bergabung dengan ikon musik EDM Armin van Buuren untuk memproduksi lagu Great Spirit yang berdasarkan lagu Free Tibet milik Highlight Tribe. Vini Vici juga pernah tampil di Tomorrowland, sebuah festival EDM dengan lebih dari 180 ribu pengunjung.

Klik :   Musik Trance Terbaik Tahun 90'an Yang Bikin Semangat

Neelix juga pernah dijadwalkan untuk tampil di sana, meskipun ciri lagu yang ia tampilkan berbeda dengan psytrance kebanyakan. Lagu-lagunya dibuat secara cukup sederhana dan ia telah menggunakan vokal selama beberapa tahun. Tak diragukan lagi, ia masih terbilang sangat sukses, khususnya di genre trance.

Veteran musik Goa, Raja Ram dan Chicago juga pernah membuat remake dari lagu-lagu klasik genre rock dan pop untuk waktu yang cukup lama. Lagu-lagu remake ini disukai oleh banyak kalangan, termasuk mereka yang fanatik terhadap musik psytrance. Ini bukan merupakan suatu fenomena yang marjinal.

BPM dalam Psytrance atau Psychedelic Trance

BPM (Beats Per Minute) atau ketukan per menit adalah salah satu ciri yang membedakan genre psytrance dari yang lainnya. Sampai pertengahan tahun 90-an, BPM yang digunakan jauh lebih lambat. Di era 80-an, 120-125 sangat umum ditemui, dan 140 BPM sudah termasuk cepat.

Kemudian ada perubahan mendadak di awal tahun 90-an. Ada percepatan yang berarti dan tiba-tiba saja 140 BPM termasuk lambat dan 145 BPM menjadi tempo yang ideal untuk dansa. Manakah yang lebih baik? Itu tergantung pilihan Anda. Di bawah 140 BPM, Anda berdansa dan menggerakkan badan dengan cara yang berbeda, mungkin lebih ekspresif.

Beberapa orang mengatakan dansa yang dilakukan dengan tempo di atas 140 BPM memakai lebih banyak gerakan pinggul dan tarian akan kelihatan lebih luwes. Namun ada kekuatan dan dinamisme yang istimewa saat berdansa dalam tempo 145 BPM ke atas.

Tempo yang cepat ini menghadirkan kesenangan yang berbeda daripada BPM yang lebih lambat. Mana pun yang Anda sukai, masing-masing mempunyai keajaiban mereka sendiri.

Efek Suara Pada Musik Psytrance (sfx)

Hal ini juga terjadi pada masa BPM bertambah cepat. Selama beberapa tahun, sempat berkembang tren untuk membuat lagu tanpa adanya melodi, namun hanya menggunakan efek suara atau sfx di atas irama drum bass’n’kick. Produser musik yang tidak pernah menempuh pendidikan musik sekarang bisa membuat track psytrance dengan cara membuat dasar irama yang kuat, lalu menambahkan sfx.

Riktam dan Bansi dari GMS adalah contoh beberapa DJ pertama yang memainkan suatu rangkaian lagu yang hanya menggunakan sfx di akhir tahun 90-an. Tidak ada lagu melodis yang ditampilkan di antaranya. Setelah itu, hal ini menjadi tren selama kira-kira 5 tahun. Sekarang sudah jarang ditemukan lagu yang hanya menggunakan sfx, namun tentu saja masih ada beberapa yang bisa Anda temukan.

Klik :   Musik Trance Terbaru 2018 - Lagu Yang Akan Rilis

Budaya Psytrance: Pakaian Hippie dan Warna Fluoresens

Di tahun 80-an masih banyak orang yang mau membuat kostum khusus untuk pesta musik. Banyak darinya yang terinspirasi dari gaya hippie, gaun yang berkibar, selendang panjang, turban dan hiasan kepala, serta riasan. Di akhir 80-an, pakaian pesta dengan warna fluoresens atau neon hadir. Banyak motif psychedelic yang digunakan pada celana maupun atasan.

warna psychedelic psytrance
warna psychedelic psytrance

Sebuah gaya berpakaian yang baru telah diciptakan. Gaya ini bisa ditemukan di mana-mana, siang dan malam hari, dan bukan hanya saat pesta. Gaya berpakaian ini menambah signifikansi genre psytrance.

Namun saat ini hampir tidak ada lagi konser trance yang dipenuhi kostum seperti ini, kebanyakan orang yang hadir menggunakan pakaian normal. Masih ada beberapa yang menggunakan gaya pakaian lama, khususnya di Goa, namun tidak di bagian dunia lain.

Lagu Psytrance Paling Top

Di 20 tahun paling awal, setiap musim mempunyai lagu andalan yang akan diputar sepanjang waktu di berbagai acara. Semua DJ berlomba-lomba memutar lagu terbaik, karena itulah yang dicari penggemar musik psytrance di semua pesta. Semua penggemar psytrance hafal judulnya dan pembuat lagunya.

Setiap kali lagu-lagu ini diputar, akan ada letusan NRG, sebuah efek ajaib di lantai dansa. Masih ada beberapa lagu hits yang masih Anda dengar sampai saatini, namun sekarang semua DJ ingin menjadi unik dan memainkan lagu yang berbeda.

Kegemaran akan lagu yang sama ini mempererat ikatan antar penggemar genre psytrance. Sayangnya, sekarang tradisi ini sudah tidak ada.

Suasana Klub Psytrance

Sekitar 10 tahun pertama, anggaran untuk sebuah pesta mencakup sistem pencahayaan sekaligus suara. Lampu berwarna warni dipajang dengan susunan yang artistik di atas lantai dansa. Ini menciptakan suatu atmosfer ajaib dan semua orang bisa melihat satu sama lain. Pesta menjadi terasa lebih sosial. Semua orang bisa tersenyum dan berdansa bersama.

Setelah itu, konsep blacklight muncul. Ini dimaksudkan untuk melengkapi musik yang “gelap”. Namun ini mengubah suasana secara total. Sekarang, Anda seakan berada dalam dunia Anda sendiri di lantai dansa.

Mana pun konsep yang digunakan, musik psytrance atau psychedelic tetap banyak digemari oleh berbagai kalangan dan terbukti selalu menarik penonton di seluruh dunia.

Gambar Gravatar
Mimin Brohmin, gantang dan tamvan itu pasti. Penulis amatir terbaik satu-satunya di MetalTrance.com. Kalo ada sesuatu yang mengganjal dan meresahkan segera Contact gans.

2 thoughts on “Musik Psytrance dan Sejarah Panjangnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *